Orientasi dan Urgensi Ilmu Ma‘ānī al-Ḥadīth
Orientasi perkuliahan; ruang lingkup dan urgensi Ilmu Ma‘ānī al-Ḥadīth.
Ruang perkuliahan berbasis RPS: identitas mata kuliah, tema kajian, dan referensi akademik tersusun mengikuti rencana pembelajaran.
← Kembali ke PerkuliahanRuang kelas digital yang menggunakan RPS OBE Ilmu Maanil Hadis 2026 sebagai basis tema kajian.
Urutan, Sub-CPMK, dan bahan kajian mengikuti RPS yang digunakan kelas ini.
Orientasi perkuliahan; ruang lingkup dan urgensi Ilmu Ma‘ānī al-Ḥadīth.
Pemahaman hadis antara teks, konteks, dan perkembangan pemikiran.
Tradisi sharḥ al-ḥadīth dan perkembangan metodologi pemahaman hadis.
Pengertian, fungsi, sumber, dan penerapan asbāb wurūd al-ḥadīth dalam pemaknaan.
Konsep gharīb al-ḥadīth dan penerapannya dalam memahami kosakata hadis.
Karakteristik bahasa dan balāghah hadis sebagai perangkat pemaknaan.
Konsep intertekstualitas dan pembacaan hadis melalui hubungan antarteks.
Review artikel ilmiah yang relevan dengan tema kajian Ilmu Ma‘ānī al-Ḥadīth.
Konsep ‘āmm–khāṣṣ serta muṭlaq–muqayyad dan penerapannya pada pemaknaan hadis.
Kapasitas Nabi sebagai Rasul, pemimpin, hakim, dan manusia; konsep tashrī‘ī dan ghayr tashrī‘ī; indikator pembedaan dan implikasinya terhadap pemaknaan dan keberlakuan kandungan hadis.
Konsep dan ruang lingkup mukhtalif al-ḥadīth; sebab ikhtilāf; metode al-jam‘ wa al-tawfīq, al-naskh, al-tarjīḥ, dan al-tawaqquf; penerapan pada kasus hadis.
Konsep dan ruang lingkup mushkil al-ḥadīth; perbedaannya dengan mukhtalif al-ḥadīth; bentuk ishkāl; identifikasi sumber persoalan dan pemilihan perangkat pemahaman.
Pendekatan saintifik dalam pemaknaan hadis dan batas-batas penggunaannya.
Konsep kontekstualisasi hadis dan penerapannya pada persoalan kontemporer.
Mini riset penerapan perangkat Ilmu Ma‘ānī al-Ḥadīth pada satu tema/kasus.
Presentasi dan pertanggungjawaban hasil mini riset pemaknaan hadis.